Petunjuk Membersihkan Gigi

Menyikat Gigi

Menyikat Gigi

Penelitian baru di Universitas Newcastle menujukan bahwa keyakinan orang menggosok gigi lebih lama dan lebih keras dapat membuat gigi lebih bersih ternyata tidak tepat. Kenyataannya hal ini dapat menyebabkan kerusakan permanen pada email atau gusi.

Menggosok gigi mungkin dapat menjadi hal yang paling merusak yang anda lakukan setiap hari. Banyak orang yakin bahwa lebih keras menggosok gigi, lebih baik bagi gigi. Kenyataan malah menyebabkan kerusakan serius. Tetapi pada saat yang sama, ini merupakan kebutuhan untuk menghilangkat plak.

Berikut petunjuk membersihkan gigi yang benar:

  • Cara menggosok gigi
    Tempatkan sikat di ujung gigi dan gunakan gerakan horizontal dengan siku membentuk sudut 45 derajat, pegang sikat erat-erat. Dokter gigi menyarankan menyikat gigi selama dua menit dua kali sehari, di pagi dan malam hari.Waktu terpenting mengosok gigi yang baik adalah yang terakhir malam hari karena aliran ludah tidak seaktif malam hari dimana membiarkan bakteri berkembang biak dari sisa makanan. Menggosk gigi pertama kali dilakukan pagi hari karena bakteri berkumpul dalam mulut.
  • Memilih sikat gigi
    Dokter gigi menyarankan menggunakan sikat gigi dengan kepala kecil agar dapat menjangkau setiap bagian mulut dengan mudah. Gunakan sikat gigi dengan bulu yang lembut, bulu yang keras dapat merusak gigi dan gusi. Bulu sebaiknya sintetis karena material alaminya dapat menyerap bakteri. Sikat gigi sebaiknya diganti kira-kira setiap dua atau tiga bulan.
  • Sikat gigi elektrik
    Ada beberapa bukti bahwa sikat gigi elektrik lebih efektif untuk menghilangkan plak dibanding sikat gigi manual.
  • Benang sutera
    Menggunakan benang setiap malam sebelum menyikat gigi untuk menghilangkan sisa makanan yang tersisa diantara sela gigi. Membuang sisa makan dengan benang penting dilakukan karena sikat gigi terlalu besar untuk dapat masuk ke sela-sela gigi.
  • Pasta gigi
    Pembusukan gigi terjadi ketika bakteri dalam mulut menghasilkan asam dari sisa makanan terutama gula. Fluoride yang banyak terkandung dalam pasta gigi membantu mencegah proses ini. Percobaan klinis menunjukan pasta gigi berfluoride dapat mengurangi pembusukan gigi 15 sampai 30 persen.Sodium bikarbonat dan baking soda juga digunakan dalam banyak pasta gigi. Ini merupakan alkaline yang mengurangi keasaman plak dan membantu mencegah pembusukan.

Baca juga tips kesehatan lainnya di sini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: